Translate
Rabu, 09 Desember 2015
Mimpi dan Cita-cita
Mimpi dan cita-cita memang tidak ada batasnya, mimpi dan cita-cita seluas dunia. Setiap orang berhak bermimpi dan mewujudkan mimpnya tanpa memandang usia, status sosial, ras, agama, ataupun gender. Berani bermimpi, mengajar dan menggapainya adalah suatu hal yang manusiawi. Berhenti bermimpi dan tidak tahu akan cita-cita maka semua akan sia-sia!
Rasanya tidak mungkin bila ada orang yang tidak memiliki mimpi. Rasa tidak mungkin juga untuk meremehkan peran mimpi dan cita-cita dalam menentukan masa depan. Mimpi dan cita-cita adalah suatu hal yang lebih penting dari sekeda hasil imajinasi dan kreatifitas otak dalam berpikir. Mimpi dan cita-cita memberikan banyak pengaruh postif bagi kehidupan sosial terutama bagi kaum remaja yang merupakan generasi penerus bangsa yang mana kehidupan nyatanya masih terbungkus dalam deret mimpi dan cita-cita. Ibarat kata, mimpi adalah kompas sedangkan kita adalah orang yang kehilangan arah. Dengan adanya mimpi dan cita-cita maka proses kita dalam menjelajahi dunia menuju masa depan sudah jelas konsepsi dan substansinya seperti seorang penjelajah yang tau kemana arah mata anginnya.
Mimpi dan cita-cita nampaknya hanya sebuah kata yang sepele maknanya padahal ia lebih dari apa yang kita pikirkan. Mimpi dan cita-cita harus digapai dan diwujudkan, tentu dengan kerja keras dan belajar yang tepat. Memaksimalkan dan mengoptimalkan mimpi dan cita-cita yang kita miliki akan membawa keuntungan bagi kita sendiri, sang empunya mimpi dan cita-cita tersebut. Mimpi dan cita-cita adalah mesin penggerak kemajuan peradaban manusia. Apa yang kita nikmati saat ini seperti kemajuan dibidang transportasi, perkembangan ekonomi, inovasi teknologi dan komunikasi merupakan hasil dari perwujudan impian para pendahulu kita. Mereka berhasil menggapai mimpi dan mewujudkan cita-cita yang mereka mimpikan dan manfaatnya bisa kita nikmati sampai sekarang.
Keberhasilan menggapai cita-cita tentunya berawal dari sebuah impian, sebuah mimpi. Para pemimpi membayangkan dalam pikiran bebasnya tentang keadaan ideal dan sempurna tentang situasi di masa depan yang akan terwujud jika mereka berhasil menggapai impian mereka. Setelah itu mereka bertindak untuk menggapai cita-cita yang dibuktikan lewat usaha. Bagaimana kita bisa menggapai impian dan meraih cita-cita, apa yang menjadi faktor penentu? Mimpi lahir dari keinginan sama seperti halnya cita-cita. Faktor kunci keberhasilan mencapai impian sangat ditentukan oleh seberapa besar keinginan kita. Jangan salahkan keadaan atau orang lain atas belum tercapainya impian kita. Ini mungkin terjadi karena kita tidak benar-benar memiliki keinginan yang kuat dan tidak tabah serta sabar menjalani pengorbanan yang dibutuhkan.
Apa artinya dilema ini bagi kita sekarang ? Itu menunjukkan bahwa kaum remaja kita sekarang tidak terlalu memikirkan masa depannya, atau dengan kata lain tidak berorientasi progress. Apakah semua remaja kita sekarang terjebak dalam dilema tersebut ? Tentu tidak demikian. Banyak remaja kita yang produktif, handal, dan memiliki mimpi dan cita-cita yang diikuti dengan kemauan untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya. Apakah ada pengaruh dilema yang dialami remaja kita saat ini ? Tentu saja iya jawabnya. Remaja yang punya mimpi dan cita-cita juga punya keinginan dan usaha mewujudkannya akan sangat berguna bagi bangsa, karena kemajuan bangsa di masa mendatang berada di pikulan pundak mereka. Generasi remaja hancur, maka hancur pula bangsa kita di masa mendatang. Setidaknya ada 3 alasan mengapa kita harus memiliki mimpi dan cita-cita :
1. mimpi dan cita-cita adalah peta jalan hidup kita kedepannya. Dengan peta, kita tidak akan tersesat atau salah dari alur yang sudah ditetapkan. Dengan peta semua alur dan tahap-tahap kehidupan akan kita lalui dengan lebih mudah. Bahkan, mimpi dan cita-cita tidak hanya sekedar peta melainkan sekaligus menjadi kompasnya pula.
2. mimpi dan cita-cita adalah bukti kesungguhan dan rasa ingin maju. Sudah menjadi tabiat manusia tidak mudah puas dengan apa yang ada. Sudah menjadi tabiat manusia ingin yang lebih daripada apa yang sudah ada. Namun, ada suatu hal yang bisa membuat kita heran bahwasanya tabiat manusia yang tidak mudah puas dengan apa yang ada dapat dipatahkan oleh ketidakjelasan mimpi dan cita-cita. Mana tidak, mimpi dan cita-cita yang dimiliki dan kemudian bisa digapai menunjukkan manusia ingin lebih baik dari keadaannya semula sedangkan kenyataannya banyak kaum remaja yang tidak memiliki konsepsi yang jelas bahkan tidak memiliki mimpi dan cita-cita itu sendiri sehingga tidak mungkin bisa lebih baik dari keadaannya semula. Dengan kata lain bahwa tabiat manusia yang tidak mudah puas itu telah terpatahkan oleh manusia itu sendiri.
3. mimpi dan cita-cita adalah ajang evaluasi diri. Bila mimpi dan cita-cita sudah digapai, maka mimpi dan cita-cita yang kita miliki tersebut dapat menjadi ajang evaluasi atau ajang mengkoreksi diri kembali. Dengan tercapainya mimpi dan cita-cita berarti posisi kita telah beranjak dari posisi atau keadaan semula. Dan dengannya kita dapat mengevaluasi seberapa besar kemajuan yang kita dapat dan dampaknya bagi psikologis kita.
Sebagai simpulan, mimpi dan cita-cita adalah suatu yang sangat bermanfaat dan karenanya tidak seorang manusia pun di dunia yang dapat dibatasi dalam hal bermimpi dan bercita-cita atau mencoba mewujudkan dan menggolkan apa yang mereka impi dan cita-citakan dalam masyarakat modern multikultural seperti masa saat ini entah karena alasan SARA atau alasan-alasan lainnya. Mimpi dan cita-cita memungkinkan anak-anak, remaja, dan kaum muda untuk menjadi generasi yang tangguh, percaya diri, dan realistis. Sedangkan bagi yang belum memiliki konsepsi, mimpi dan cita-cita itu sendiri seiring bergantinya waktu dan proses pendewasaan diri maka akan muncul sendiri gagasan-gagasan tentang gambaran masa depan yang diimpikan. Alasan-alasan yang tidak terlalu objektif sering diutarakan bagi mereka yang belum punya konsepsi, mimpi dan cita-cita yang mana hanya karena bermimpi yang dianggap imaji itu tidak akan dapat digapai dan kehidupan adalah suatu yang sudah disuratkan atau ditakdirkan Tuhan untuk anak manusia. Naudzubillahi Mindzalik, hal itu jelas bertentangan dengan ajaran agama dan nilai religius bahwa nasib dapat berubah dari perubahan-perubahan yang kecil
If you never try youll never know
Rabu, 14 Oktober 2015
CHAMPS minggu ke 5
Gresik Asik!!
Dalam rangka mengerjakan tugas CHAMPS minggu ke 5 ini saya
akan membahas tentang “Budaya Gresik”. Seluruh daerah di Indonesia ini pasti
memiliki budaya dan ciri khas masing-masing. Mulai dari makanan, tempat
pariwisata, pakaian, kesenian dan adat istiadatnya. Begitu pula kota Gresik,
kota yang berada tidak jauh dari kota Surabaya ini memiliki budaya yang
beraneka ragam. Gresik juga dikenal sebagai kota santri hal ini terjadi karena
ada dua makam Sunan yang ada di pusat kota gresik ini, yaitu makam Sunan Giri
dan Sunan Malik Ibrahim. Kedua makam ini juga merupakan tempat andalan
pariwisata ziarah yang ramai dikunjungi orang-orang dari dalam maupun luar kota
Gresik. Tidak itu saja Gresik juga bisa disebut kota industri karena banyak
industri-industri yang ada di kota Gresik, termasuk 2 perusahaan BUMN yang
cukup besar yaitu, PT. Semen Gresik dan PT. Petro Kimia Gresik.
Terlepas dari itu semua Gresik
memiliki bermacam ciri khas lain, diantaranya adalah makanan, makanan khas kota
Gresik yang paling terkenal adalah pudak dan nasi krawu selain itu masih banyak
olahan kulinar yang khas dari kota santri ini dan masih banyak lagi keunika
lain. Tapi dalam tulisan ini saya akan lebih membahas tentang budaya kota
Gresik. Budaya kota Gresik yang cukup unik adalah “Malam Selawe”. Malam Selawe
merupakan acara yang dilaksanakan tepat pada malam ke 25 pada bulan Ramadhan.
Acara ini berlangsung setiap tahunnya disekitaran jalan makam Sunan Giri.
Dulunya acara ini dilakukan masyarakat dengan berziarah ke makam Sunan Giri
sambil berzikir menunggu malam lailatul qodhar dan dulunya di sekitaran jalan
menuju makam ditemukan pedagang kaki lima yang berjualan makanan. Tapi seiring
berkembangnya waktu tidak hanya penjual makanan saja yang ada.
Berbagai kios-kios dan lapak
pedagang menutupi jalan menuju makam Sunan Giri. Mulai dari penjual makanan,
pakaian, bahkan perlengkapan lebaran dan permainan anak di jual disana. Apalagi
ketika waktu setelah shalat tarawih, atau sekitar pukul 08.00, bagaikan lautan
manusia yang membanjiri jalan menuju makam yang tidak terlalu luas itu. Ada
masyarakat yang berniatan untuk berziarah ada pula masyarakat yang hanya
sekedar berjalan-jalan bersama keluarganya, atau hanya ingin memberi keperluan
lebaran.
Gresik memang kota yang kental akan
budaya rohani Islamnya. Gresik itu SERU!!
Senin, 28 September 2015
CHAMPS MINGGU KE-3
Kemarin tepatnya tanggal 27
September 2015 saya dan teman-teman mahasiswa baru UISI melaksanakan CHAMPS
minggu ke 3. Seperti minggu-minggu sebelumnya kegiatan ini dimulai pada pukul
07.00 WIB yang dimulai dengan apel pembukaan dan pemeriksaan atribut dan
perlengkapan. Setelah apel pembukaan dan pemeriksaan atribut usai. kita semua
menuju kelas secara terpisah bersama kakak-kakak pjk untuk mendapatkan materi.
kebetulan kelompok saya sunda satu kelas lagi bersama kelompok minahasa. Kali
ini kami mendapatkan materi tentang komunikasi efektif yang disampaikan kakak
pjk.
Komunikasi efektif sendiri adalah
proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yangbaik dan
tepat sasaran. Kita diberikan informasi tentang apa saja fungsi komunikasi
diantaranya, mencapai pengertian satu sama lain, membina kepercayaan,
mengordinir tindakan, merencanakan strategi, melakukan pembagian pekerjaan,
berbagi rasa dst. Komunikasi sangat lah penting dalam kehidupan mengingat
begitu banyaknya fungsi komunikasi.
Selain fungsi kita perlu mengetahui
apa saja yang menjadi hambatan dalam berkomunikasi yang biasa kita temui yaitu
latar belakang, bahasa, sikap, waktu, lingkungan, sibuk dengan diri sendiri,
sibuk dengan masalah eksternal, faktor lawan/ kawan dll. Hal-hal ini sering
terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang menyebabkan komunikasi kita menjadi
kurang baik dengan orang lain. Tidak hanya itu ketika kita memiliki
informasi kita harus menyampaikannya kepada halaya ramai. Untuk melakukan komunikasi
publik kita perlu tau apa saja tahapan yang harus dilakukan saat berkomunikasi,
terutama di depan umum.
Pertama
adalah start of fire, dimana seseorang harus memiliki kemampuan membuka atau
menciptakan suasana untuk memulai pembicaraan. Kemudian built a bridge yaitu
sebelum memulai/masuk pada materi pembicaraaan perlu adanya pengantar dengan
perumpamaan. Ketiga adalah for intence adalah saat dimana materi pokok dibahas
dan yang terakhir dalah so what yaitu penutupan dalam sebuah pembicaraan.
Setelah mengetahui apa saja hambatan dan tahapan dalam berkomunikasi dan untuk
memperoleh fungsi komunikasi secara utuh. Saya akan memberikan tips
berkomunikasi secara efektif.
1.
Gunakan sistem umpan balik
2.
Saluran komunikasi yang banyak
3.
Mengenali siapa penerima pesan agar informasi
tepat sasaran
4.
Komunikasi tatap muka
5.
Menyadari bentuk bahasa tubuh lawan bicara
Setelah penyempaian materi usai
kita diizinkan untuk makan siang yang kemudian dilanjutkan dengan game. Setelah
game kita dipandu oleh kakak pjk, melakukan debat. Kelas kami mendapatkan
permasalahan tentang proyek pembangunan pabrik Semen di Rembang. Kelompok saya
menjadi pihak kontra dalam debat kali ini. Saya dan teman-teman bebas
mengutarakan pendapat yang kemudian dijawab oleh pihak pro yaitu kelompok minhasa.
Namun karena waktu yang singkat perdebatan tersebut cukup membuat situasi
memanas. Dalam kegiatan debat yang tidak terlalu lama ini kami diajarkan untuk
berani berbicara menyampaikan aspirasi kita kepada orang lain.
Setelah acara tersebut usai kami
semua kembali menuju ke lapangan belakang untuk melakukan apel penutupan. Namun
sebelum apel penututpan dilaksanakan kakak-kakak panitia memberikan waktu untuk
berorasi tapi sayang sekali kelompok saya tidak ikut berorasi. Hanya beberapa
kelompok saja yang berkesempatan untuk orasi. Setelah orasi selesai dilanjutkan
dengan penugasan dan kemudian pulang. Acara CHAMPS kali ini benar-benar seru !!
Minggu, 20 September 2015
CHAMPS 2015 minggu ke-2
Kemarin tepatnya hari Sabtu 19
September 2015, mahasiswa baru Universitas Semen Indonesia melakukan kegiatan
pekan maba lanjutan atau CHAMPS. Seperti yang telah saya ceritakan di minggu
lalu kali ini saya akan menceritakan betapa serunya kegiatan CHAMPS minggu ini.
Kegiatan CHAMPS minggu kedua ini dimulai pada jam 07.00 sama seperti kegiatan
minggu lalu kita diarahkan ke lapangan belakang untuk melakukan apel dan
pemeriksaan perlengkapan dan atribut. Minggu ini sepertinya jauh lebih baik
dari minggu kemarin, dilihat dari teman-teman yang melakukan pelanggaran
mengenai atribut dan perlengkapan lebih sedikit dari minggu kemarin. Jumlah
maba yang terlambat pun jauh lebih sedikit dari kemarin.
Setelah pemeriksaan atribut dan
perlengkapan selesai. Saya dan teman-teman mahasiswa baru diarahkan ke dalam
kelas dan didampingi kakak-kakak PJK. Kebetulan kelompok saya di jadikan satu
kelas dengan kelompok Minahasa. Didalam kelas tersebut kami dijelaskan 3
materi; diantaranya attitude, toleransi, dan unity in diversity. Saya akan
menjelaskan bagaimana rinkasan materi yang disampaikan kemarin, pertama adalaha
mahasiswa yang berattitude. Kita telah mengetahui apa arti attitude sebenarnya,
sebagai seorang mahasiswa tentunya kita harus punya attitude yang baik kepada
siapapun dan dimanapun. Perilaku sopan harusnya dilakukan dalam berbaga aspek
diantaranya dalam hal berbicara, berpakaian maupun berperilaku.
Saat berbicara kita harus bisa memposisikan diri siapa yang
kita ajak bicara, berbicara dengan nada yang tidak terlalu tinggi dan tidak
terlau rendah, menghindari perdebatan dan saling membantah, dan tidak boleh
memonopoli saat berbicara. Sedangkan
untuk etika berpakaian sebenernya mudah, kita tidak perlu terlalu mengikuti
tren model internasional. Kita hanya perlu menyesuaikan pakaian apa yang pantas
dan tidak press body saja. Yang ketiga adalah etika berperilaku, pada dasarnya
etika dalam berperilaku harus dimiliki setiap mahasiswa sebagai calon-calon
pemimpin negara dan sebagai kunci kemajuan suatu bangsa.
Etika dalam berperilaku dapat ditunjukkan melalui sikap-sikap
seperti jujur, peduli, toleransi, bertanggung jawab dan saling menghormati.
Sikap-sikap ini harus mendasari setiap tindakan mahasiswa terutama mahasiswa
UISI sebagai mahasiswa yang unggul berinovasi. Selanjutnya materi tentang toleransi,
toleransi dapat berupa toleransi antar umat beragama, toleransi akan budaya,
adat dan perbedaan-perbedaan lainnya. Toleransi didasari dari sifat saling
menghargai dan menghormati. Yang terakhir adalah unity in diversity sikap ini
memiliki makna yang sama dengan Bhineka Tunggal Ika, dimana perbedaan dapat
disatukan. Toleransi merupakan sikap awal terbentuknya sikap unity in diversity
ini, sehingga ketiga hal ini memiliki hubungan yang erat, dalam sikap seorang
mahasiswa. Jika kita berfikir lebih kritis lagi sebenarnya perbedaan itu indah.
Setelah saya dan teman-teman mahasiswa baru mengkuti kegiatan
di kelas tersebut, kita bersama kakak-kakak pjk berlatih break clap sebentar,
banyak teman-teman yang belum hafal tapi kita berlatih sampai gerakan ke 6.
Setelah itu kita kembali diarahkan di lapangan. Bukan dilapangan belakang
kemarin yang panas, kita melakukan apel penutupan di lapangan parkir yang
sejuk. Setelah apel dan evaluasi dilanjutkan dengan penugasan untuk minggu
selanjutnya kemudian diizinkan pulang.
Selasa, 15 September 2015
CHAMPS
Hari minggu
kemarin tepatnya tanggal 13 september 2015, saya beserta teman-teman mahasiswa
baru UISI (Universitas Semen Indonesia) angkatan ke-3 mengikuti kegiatan CHAMP
(Confident, Honest, Attractive, Magnanimous, Proactive). Acara ini diadakan
oleh kakak-kakak dari BEM UISI yang bertujuan untuk mengenalkan kehidupan
kampus UISI dan meningkatkan solidaritas sesama mahasiswa. Sebelumnya telah
dibentuk berbagai kelompok yang mewakili nama suku-suku di Indonesia. Saya
terpilih berada di suku Sunda kebetulan di suku itu banyak teman saya yang
alumni SMA Semen Gresik yang sama dengan saya. Acara ini dimulai tepat pukul
07.00 WIB. Saya dan mahasiswa baru lainnya berjalan bersamaan ke lapangan
belakang untuk melakukan apel pembukaan. Didalam apel tersebut inspektur apel
menyampaikan apa saja maksud dan tujuan diadakannya kegiatan CHAMP ini untuk
mahasiswa baru.
Setelah apel selesai kakak-kakak BEM mulai memeriksa atribut
dan perlengkapan yang telah kita bawa dan mengabsenkehadiran kita. Perlengkapan
tersebut termasuk ID Card, disana saya melihat banyak id card dari teman-teman
mahasiswa baru yang diambil sementara karena terdapat kesalahan. Syukurlah
atribut yang aku pakai dan perlengkapan yang aku bawa semuanya benar. Setelah
pengecekan atribut dan berpanas-panas sehat kami diarahkan menuju ke kelas
untuk mendapakan materi. Kelompok saya kebagian kelas di gedung 2. Didalam
kelas saya dan teman-teman mendapat materi tentang apa itu CHAMP, apa tujuan
champ sebenarnya. Tidak hanya itu saja disana juga dijelaskan berbagai LSO HIMA
dari 2 fakultas yang ada sebelumnya yaitu fakultas Management dan Management
Rekayasa. Setelah rangkaian informasi telah usai kita diperkenankan untuk makan
siang yang dilanjut dengan sholat dhuhur berjamaah.
Nah setelah sholat dhuhur inilah yang saya tunggu-tunggu,
kita semua menuju ke parkiran belakang untuk memilih organisasi kampus (UKM)
mana yang akan kita ikuti selama kuliah di UISI. Saya berminat untuk mengikuti
hijabisUISI dan English Club. Sebenarnya saya ingin mendaftar lebih dari UKM
tapi untuk sementara saya kira cukup 2 saja untuk beradaptasi. Sampai akhirnya
kira-kira pukul 13.00 WIB saya dan teman-teman di arahkan ke lapangan tempat
apel pagi tadi untuk evaluasi. Pada saat evaluasi kakak-kakak panitia saya rasa
benar-benar kecewa kepada kita para mahasiswa baru. Dari mulai keterlambatan,
atribut dan perlengkapan yang telah ditentukan dan kesalahan-kesalahan lain
yang telah kita lakukan.
Kakak-kakak BEM juga memberikan nasihat untuk kita agar dalam
satu angkatan kita saling membantu, memiliki solidaritas tinggi, disiplin,
jujur dll. Meskipun ditengah terik sengatan matahari siang yang siap
menghitamkan kulit, kita tau apa yang disampaikan kakak-kakak panitia itu akan
sangat bermanfaat untuk kehidupan kita, untuk sekarang atau suatu saat. Setelah
seluruh rangkaian kegiatan itu telah selesai, akhirnya kita diizinkan untuk
pulang membawa tugas tentunya.
Jumat, 27 Juli 2012
Kamis, 26 Juli 2012
hikmah shalat tarawih
Malam ke-1:
Keluar dosa-dosa orang mukmin pada malam pertama seperti ia baru dilahirkan, mendapat ampunan dari Allah.
Malam ke-2:
Dosa-dosa orang mukmin yang sholat tarawih serta kedua ibu bapaknya (sekiranya mereka orang beriman), telah diampuni Allah.
Malam ke-3:
Berserulah malaikat di bawah ‘Arasy’ supaya dapat meneruskan sholat tarawih terus-menerus sehingga Allah akan mengampuni dosa Anda.
Malam ke-4:
Membaca kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran untuk memperoleh pahala.
Malam ke-5:
Allah mengaruniakan pahala seperti orang sholat di Masjidil haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsa.
Malam ke-6:
Allah mengaruniakan pahala dari malaikat-malaikat yang tawaf di Baitul Ma’mur (70 ribu malaikat sekali tawaf), serta setiap batu-batu dan tanah-tanah mendoakan supaya Allah mengampuni dosa-dosa orang yang mengerjakan sholat tarawih pada malam ini.
Malam ke-7:
Seolah-olah bertemu dengan Nabi Musa serta menolong Nabi AS menentang musuh ketatnya Fi’raun dan Hamman.
Malam ke-8:
Allah mengaruniakan pahala kepada orang shalat tarawih seperti yang telah dikaruniakan kepada Nabi Allah Ibrahim AS.
Malam ke-9:
Allah mengaruniakan pahala dan menaikkan mutu ibadah hambanya seperti Nabi Muhamad S.A.W.
Malam ke-10:
Allah SWT mengaruniakan kebaikan di dunia dan akhirat.
Malam ke-11:
Anda akan keluar seperti baru dilahirkan dan bersih daripada dosa dan dunia (mati).
Malam ke-12:
Allah datang pada hari kiamat dengan muka yang bercahaya (cahaya ibadahnya).
Malam ke-13:
Allah datang pada hari kiamat dalam aman sentosa untuk tiap-tiap kejahatan dan keburukan.
Malam ke-14:
Malaikat datang menyaksikan proses shalat tarawih, dan Allah tidak akan menghukumnya di hari kiamat.
Malam ke-15:
Semua alaikat akan menanggung Arasy, Kursi, berselawat dan mendoakan supaya Allah mengampuni dosa Anda.
Malam ke-16:
Allahsubhanahuwata’ala tertulis baginya, terlepas daripada neraka dan masuk ke surga.
Malam ke-17:
Allah mengaruniakan orang yang bertarawih pahalanya pada malam ini sebanyak pahala Nabi-Nabi.
Malam ke-18:
Malaikat berseru, “Hai hamba Allah sesungguhnya Allah telah ridho kepada engkau dan ibu bapak engkau (yang masih hidup atau mati)”.
Malam ke-19:
Allah Subhanahuwataala tinggikan derajatnya di dalam surga Firdaus.
Malam ke-20:
Allah mengaruniakan pahala kepada orang yang mati syahid dan orang-orang solihin.
Malam ke-21:
Allah membangun sebuah istana dalam surga daripada nur.
Malam ke-22:
Allah datang pada hari kiamat, membahagiakan tiap orang yang berdukacita dan menghadapi kerisauan.
Malam ke-23:
Allah Subhanahuwataala membangun sebuah bandar di dalam surga daripada nur.
Malam ke-24:
Allah membuka peluang 24 doa yang mustajab bagi orang bertarawih malam ini.
Malam ke-25:
Allah Taala mengangkat Anda dari siksa kubur.
Malam ke-26:
Allah mengaruniakan pahala kepada orang bertarawih pada malam ini seperti 40 tahun ibadat.
Malam ke-27:
Allah mengaruniakan orang bertarawih pada malam ini, segala kekuatan melewati titian Sirotolmustaqim seperti kilat menyambar.
Malam ke-28:
Allah Subhanahuwataala mengaruniakan pahala 1000 derajat di akhirat.
Malam ke-29:
Allah Subhanahuwataala mengaruniakan pahala 1000 kali haji yang mabrur.
Malam ke-30:
Allah Subhanahuwataala beri penghormatan kepada orang bertarawih pada malam terakhir.
Langganan:
Postingan (Atom)
